Udah beberapa hari ini dalam 2 minggu terakhir, selalu bingung, kalo ditanyain 'Mas' "kamu mau mahar apa?" bingung seketika..mau apa ya ?? (*freeze*)
Sebenarnya mau apa ya? yang lumrahnya apa ya? biasanya yang paling sering dilihat kalo pas nikahan ya kalo ngga uang, ya emas....tapi sebenarnya syariat islam itu yang baiknya gimana ???...baiklah mari kita blog walking lagi..tanya om google..cari ilmu, biar ga salah jalan, ga salah langkah dan mungkin bisa menjadi ilmu buat yang lain juga (kan salah satu amal yang ngga akan pernah putus adalah ilmu (*hayah*)
Mahar adalah tanda kesungguhan seorang laki-laki untuk menikahi seorang wanita.
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman : “Berikanlah mahar (maskawin) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang wajib. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mahar itu dengan senang hati, Maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.” (Qs. An-Nisa’ : 4)
Adapun mahar dapat berupa:
1. Harta (materi) dengan berbagai bentuknya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, : “Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah Telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka isteri-isteri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (Qs. An-Nisa’: 24)
2. Sesuatu yang dapat diambil upahnya (jasa).
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, : “Berkatalah dia (Syu’aib), ‘Sesungguhnya Aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah (suatu kebaikan) dari kamu, Maka Aku tidak hendak memberati kamu. dan kamu insya Allah akan mendapatiku termasuk orang- orang yang baik’.” (Qs. Al-Qoshosh: 27)
3. Manfaat yang akan kembali kepada sang wanita, seperti:
* Memerdekakan dari perbudakan. “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerdekakan Shafiyah binti Huyayin (kemudian menikahinya) dan menjadikan kemerdekaannya sebagai mahar.” (Imam Bukhari: 4696)
* Keislaman seseorang. Kisah Abu Thalhah yang menikahi Ummu Sulaim radhiyallahu ‘anhuma dengan mahar keislaman Abu Thalhah. Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhubekata, “Abu Thalhah menikahi Ummu Sulaim. Maharnya keislaman Abu Thalhah. Ummu Sulaim telah masuk Islam sebelum Abu Thalhah, maka Abu Thalhah melamarnya. Ummu Sulaim mengatakan,’Saya telah masuk Islam, jia kamu masuk Islam aku akan menikah denganmu.’ Abu Thalhah masuk Islam dan menikah dengan Ummu Sulaim dan keislamannya sebagai maharnya.” (HR. An-Nasa’I : 3288)
* Hafalan al-qur’an yang akan diajarkannya. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menikahkan salah seorang sahabat dengan beberapa surat al-qur’an hafalannya (HR. Bukhari Muslim)
Mahar merupakan hak penuh mempelai wanita. Tidak boleh hak tersebut diambil oleh orang tua, keluarga maupun suaminya, kecuali bila wanita tersebut telah merelakannya. Mahar memang merupakan hak wanita. Kita bebas menentukan bentuk dan jumlah mahar yang kita inginkan karena tidak ada batasan mahar dalam syari’at Islam. Namun Islam menganjurkan agar meringankan mahar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sebaik-baik mahar adalah mahar yang paling mudah (ringan).”
Maka hikmah di balik anjuran untuk meringankan mahar adalah mempermudah proses pernikahan.
source :
http://muslimah.or.id/fikih/mahar.html
so..so..so ?? what do you think. Ternyata mahar ngga cuma berbentuk materi, bahkan jasa aja bisa dijadiin mahar...malah nikmat Islam, hafalan quran juga bisa (gue sendiri baru tau)
Ok ilmu tentang mahar udah dapet, tapi lumrah yang biasa terjadi mahar yang diberikan capturenya adalah materi.. so hunting lagi materi apa yang biasanya diberikan di Islam..karena ingin tahu sunah nya yang baik seperti apa blog walking lageee .. cekedot
"Ketika berhijrah ke Madinah 'Abdurrahman bin 'Auf, salah satu sahabat terdekat Rasulullah sallallahu alaihi wassalam, meninggalkan seluruh harta dan kekayannya di Mekah. Setiba di Madinah ia cuma minta ditunjukkan letak pasar dan merintis usaha yang baru, berdagang minyak samin dan keju. Dan ketika ia menikah tak lama kemudian, Rasulullah sallallhu alaihi wassalam, bertanya kepadanya:
"Berapa mahar yang engkau berikan kepada istrimu?"
"Sekeping (Dinar) emas," jawabnya.
Dari kisah ini kita mengetahui pula bahwa memberikan mahar kepada calon istri berupa Dinar emas merupakan SUNAH. Soal besarnya tidak ada ketentuan. Rasulullah sallallahu alaihi wassalam tidak pernah menetapkannya, bahkan menyatakan agar pihak mempelai perempuan tidak memberatkan mempelai pria. Namun demikian, 'amal penduduk Madinah, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Malik, dalam kitabnya Muwatta, dapat dijadikan sebagai rujukan.
Dalam bab 28 tentang Pernikahan, Imam Malik meriwayatkan,
"Aku tidak setuju jika wanita dapat dinikahi dengan [mas kawin] kurang dari seperempat Dinar. Itu adalah jumlah terendah, yang [juga jumlah terendah] untuk mewajibkan pemotongan tangan [karena mencuri]".
source : WakalaNusantara
Ternyataaaaaaaaa, salah satu sunahnya itu, dan hunting hunting si untuk 1 Dinar Emas = 5 gram emas, well sudah bisa dikalkulasikan kan, nominal nya berapa, actually mungkin bisa jadi pertimbangan ya, walaupun mungkin bukan hal yang umum, tapi mungkin bisa difikirkan faedahnya untuk jangka pangang ... well well well sudah mulai ada pencerahan, sudah mulai ada gambaran..tapi harus dicuss dulu sama 'Mas' biar tidak memberatkan dan harus ada bahan pertimbangan .. bismillah
ini salah satu yang menggunakan Dinar Emas sebagai Maharnya :D
*jika ada kesalahan informasi mohon maaf sebelumnya yaaaaaaaaa *

iya say..dulu temenku maharnya logam mulia ama hafalan quran (surat apa gituu..)
BalasHapustrus emang disarankan mahar tuh jenis benda atau sesuatu yang bisa digadaikan..cmiiiw
anw,,salam kenal :D
hallo, salam kenal juga ya :D, capeng yang lagi cenut cenut ngeliatin daisy path ya ?? 2 bulan lagi kan kamu :D
BalasHapusIya niiihh masih mencari cari sesuatu yang pas nilainya, apa yaaa?? *sok mikir* :p
ahiiiyyy..yoyoy 2 bulan lagi nih..
BalasHapushahaha..yang pas nilainya mah ya itu tuuuh yang disebutin hadis terakhir..:D
bener jugaaa ya...thank you buat pencerahannya yaaaa :D *cup*
HapusHai uchie, salam kenal..
BalasHapusAku jg capeng nih.. lg ribet sama wedprep sama kaya kamu..hehe. Untuk mahar juga aku pake dinar, dirhamain dan dirham. knp pilih mahar spt itu karena sptnya cocok utk investasi kecil/ menengah, krn klo emang harus dijual bisa dijual per keping,, gak kaya mas.. klo kita punya yg 1 keping 25 gr, pdhl cuma butuh uang 5 jt misalnya, sayang kan krn harus dijual semua..
Itu opiniku sih,, hehe.. Aku ijin link blogmu yaah say :)
haloo, aku panggil apa ni anita ya? salam kenal juga sebelumnya, mau rencana hunting dimana maharnya? antam ya??, ada yang bilang kalo emasnya kurang halus disana (emang yang halus kaya gimana ya??*labil*) masih bingung mau cari dimana...info info yaaa...aku link blognya juga yaaaaaaa :D
Hapusuchie..maaf baru liat balesannyaaaa.. Aku udah beli saay.. beli dr salma dinar, cetakan antam. Hehe aku krg ngerti halusnya itu kaya gimana, tp menurutku oke-oke aja hehe. Utk dirhamain dan dirhamnya aku beli di kakakku, cetakan wakalanusantara. Kamu jdnya udh beli atau blm chie?
BalasHapuswaaa, aka uchi belumm beliii..aku udah telp ke antam, CS nya bilang kalo barangnya ngga ada berarti musti created sebulan sebelumnya, kalo di salma dinar itu proses belinya kaya gimana say, langsung ada, apa bikin dulu??
BalasHapusCetakan wakalanusantara, proses nya gimana *eaa* PANIKKKK!!!!