21 Okt 2013

Lady Antebellum

... sudah... suka... lagu... ini... sejak... dulu....



Picture perfect memories
Scattered all around the floor
Reaching for the phone ’cause
I can’t fight it anymore

And I wonder if I
Ever cross your mind
For me it happens all the time

It’s a quarter after one
I’m all alone
And I need you now

Said I wouldn’t call

But I’ve lost all control
And I need you now

And I don’t know how
I can do without
I just need you now

Another shot of whiskey
Can’t stop looking at the door
Wishing you’d come sweeping
In the way you did before

And I wonder if I
Ever cross your mind
For me it happens all the time

It’s a quarter after one

I’m a little drunk
And I need you now

Said I wouldn’t call

But I’ve lost all control
And I need you now

And I don’t know how

I can do without
I just need you now
Whoa, whoa

Guess I’d rather hurt

Than feel nothing at all
It’s a quarter after one
I’m all alone
And I need you now

And I said I wouldn’t call

But I’m a little drunk
And I need you now

And I don’t know how

I can do without
I just need you now
I just need you now
Oh baby, I need you now

KOMPOR GAS (1)

KOMPOR GASSSSSSSSS....Kamu nyebelin banget de......

Gara gara blogwalking ke sini, mengutip perkataan si tante ratna :
"nantinya,dengan siapapun kamu menikah..kita harus kembali kedapur.................."

Gue sadar banget kalo cewe itu emang udah kodratnya masuk dapur, ya iyalah ya... " Cewe kerja itu hukumnya sunah kan yaaaaaa ??? "
Gue juga seneng masuk dapur, apalagi bikin kue. Tapi entah kenapa ya kalo bikin makanan sehari hari yang agak ribet dikit gue tu ngga jagooooo bener, cihhhhhh, kalo cuma bikin SOP, SAYUR BENING, TUMIS-TUMISan..pokoknya makanan yang ngga nyusahin mah gampillllll *tsah sombong* 

Tapi sekalinya bikin yang ada santen nya atau makanan yang agak nyusahin lah menurut gue, aku rasanya ingin menyerah kakakkkkkkkk....
Untungnya.... sih pak suami, memang ngga suka makanan yang bersantan, doi emang suka yang bening bening, tapi gue sebagai kandidat mak mak yang berusaha tetep kece, agak ego ya, because gue selalu berkaca pada emak ku yang luar biasa dahsyatnya, yang ngga pernah pake pembatu butttt....butttt..... doi tetep kerja dan tetep melaksanakan tugasnya sebagai ibu rumah tangga....*haduh mamah, kau sungguh seperti gatot kaca"

Tersentil dengan potingan di kalimat wawancara dengan ibu luar biasa yang satu ini :

Saya punya prinsip : bangun sepagi mungkin, tidur semalam mungkin, dan jangan buang waktu walau hanya sedetik. Lima menit saja, bisa kita pakai untuk bermacam hal : menyiapkan makanan untuk anak atau membersihkan toilet atau mengepel 2 ruangan. Bayangkan itu baru 5 menit... bagaimana dengan 1 jam? :)  "

So gue pun mencoba mengikuti prinsip beliau, mengadaptasi untuk dijadikan prinsip hidup, hal yang positif kan boleh ditiru kan ya :) :) .Gue pun tetap mencoba untuk bisa terus memasak, untuk pak suami dan untuk anak bayi ganteng yang lagi luar biasa ini kelakukannya
FYI.....Selama gue kecil sampe gue segede ini nyokap masak selalu pake kompor minyak.. kenapa ????
Mak gue pernah punya trauma.. mengalami sendiri ketika memasak dengan kompor gas, dan setelah memutar pegangan yang bisa membesarkan dan mengecilkan api, tiba tiba api menyembur naik, serta mengenai sebagian rambutnya *fiuuuhh, masi bersyukur, karena hanya sebagian rambut, untungnya tidak mengenai bagian lainnya*
SCERIIIII banget ngga si :( :( ....gue dan adek gue yang liat sendiri kejadian itu ya ikut ikutan trauma lah, alhasil berpuluh puluh tahun alat masak gue adalah : kompor dahsyat dengan sumbu....iyeeee, ditarik tarik dah tu sumbu biar bisa nyala, dan akika bersahabat dengan minyak tanah

But that is WAS 
Sekarang mak gue udah bisa pake kompor gas tepatnya baru 2 tahun lalu, ya secara harga minyak tanah lebih mahal dan atas support bokap yang akhirnya bisa ngedorong nyokap buat pake gas lagi , adek gue pun ikutan terapi biar bisa masak pake gas, dan GUEEEE? mau ngga mau, temenan juga dah tu sama GAS
Awalnya gue ga mau, gue nangis nangis sama pak suami minta anterin ke OTISTA mau beli kompor minyak, tapi ditolak mentah mentah, ya secara gue nikah sama anak yang emaknya punya usaha kecil kecilan jadi Sub Distributor Gas di sana *haram lah buat doi liat istrinya bercoreng moreng dengan sumbu*
Masak pertama kali penuh tragediiiiiiii... bayangan api bakal nyembur depan gue, bikin gue takut ke dapur. Apapun yang gue masak berubah warna gelap....TELORpun selalu HANGUS...karena gue takut ngegedein, ngecilinnyeeee..... (eh jangan pada ketawaaaaaaaaaaaaaaa)

Suami gue pun menatap dengan penuh hina *wakakakakka* ni bini gue emang ngga bisa make kompor apa emang ngga bisa masak ? , sampe gue pun harus membuktikan keahlian gue dengan cara membawa kompor minyak tanah nyokap ke rumah dan membuktikan kalo gue bisa masak ngga pake hangus......(hohohoho). Tapi sungguh pak suami sangat pengertian setiap istrinya masak, pak suami ngeliatin di belakang, cuma buat ngajarin kecilin...ngegedein api *please..please blame me then....*

Sekarang trauma nya mah udah hilang, tapi buat ngegantiin gas yang udah abissss masih kaga bisa..... TAKUUUUTTTT makk

Continued part 2

11 Okt 2013

Gllas-Mask *Fall*

Haduuuuhhh.. selamat berjumpa lagi teman teman
Mohon mangap edisi postingan sedang tidak penting.. karena pemilik blog sedang sibuk sendiri, belum sempet menuangkan ide ide ga jelas dalam tulisan...

Sibuk ngapain sikkkkk?? Sibuk BACA KOMIKKKKKKKKKKKKKKKKKK kakak!!!

Gegara Kungfu Boy, Conan dan Doraemon bisa didownload di Android, seketika teringat Komik SD yang bikin jatuh cinta setengah mati "TOPENG KACA"..... Jujur......gue belum pernah baca komik sampai bikin larut sendiri didalam nya, selain komik ini.....

Picture dari Link ini 
Tapi sayangnya komik yang satu ini ngga bisa didownload juga di android mungkin karena serinya terlalu banyak kali ya, alhasil kerjaan nya browsing buat cari yang online, sebenarnya sih di mangareader.net kalau mau baca online...tapi gue malas mikir kalau baca cerita dengan bahasa inggris, kayanya kurang nge GRILL di gue *ayam kaliiiii*
Tapi aku sejak gue menemukan link ini dan ini , aaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkk aku tidak bisa berhenti membaca..., sayang ya adobe flash, kaga bisa dipake selain di lappy...hhhh...
Lagipula si di dua link ini serinyapun masih kurang.....alhasil tetep kudu buka dah tu si manga reader buat menghilangkan rasa penasarannya (tetep ye PEER)... 
Sudahlah ya.. gue ngga boleh komplain kan, udah bisa baca yang gretongan aja sudah senang :) :)

Ternyata ni komik belum tamat-tamat juga, *fiuh...gue udah beranak gini....endingnya belum nongol juga siiikkk (garuk garuk tanah) dan serinya makin banyak aja "Aaaaah kau menggantung hatiku MASUMI"



Setelah Topeng Kaca, kayanya masih ada peer buat Candy Candy, Mari chan, Pop Corn
*eeeehhh...masih banyak ya* hu..hu..hu...

FYI : anak bayi makin berat aja, dan udah bisa rembetan.......feeling gue kaya nya 1 tahun udah jalan (kayanya gue udah mulai kudu latihan lari sprint dari sekarang..... eh ya ga sik ??

19 Sep 2013

Wood Cutter

Would you like to AutoArchieve your old items now ?
Ya kurang lebih begini deh instruksinya tampilan outlook tadi pagi, karena email kepenuhan.
And then I klik "NO" alhasil kerjaan tambahan muncul pagi, mensortir sebagian email untuk masuk Archieve. Kenapa ngga langsung automatis aja sih ??? ya maklum kerjaan eike segabruk jadi banyak email urgent yang belum gue pisahin, alhasil gue memilah milah mana yang harus di Archieve, mana yang harus di keep. Dan seketika saat memilah milah, gue menemukan email ini from my greatest boss and actually still be my boss 'till today. Yes this email dedicate to me :

Subject : STORRY OF A WOOD CUTTER 

IS IT YOU ?  
Once upon a time, a very strong woodcutter asked for a job in a timber merchant and he got it. The pay was really good and so was the work condition. 
For those reasons, the woodcutter was determined to do his best.
His boss gave him an axe and showed him the area where he supposed to work.
The first day, the woodcutter brought 18 trees.
“Congratulations,” the boss said. “Go on that way!”

Very motivated by the boss words, the woodcutter tried harder the next day, but he could only bring 15 trees. The third day he tried even harder, but he could only bring 10 trees.
Day after day he was bringing less and less trees.
“I must be losing my strength”, the woodcutter thought. 

He went to the boss and apologized, saying that he could not understand what was going on.
“When was the last time you sharpened your axe?” the boss asked.
“Sharpen? I had no time to sharpen my axe. I have been very busy trying to cut trees…”

Reflection:
Our lives are like that. We sometimes get so busy that we don’t take time to sharpen the “axe”. In today’s world, it seems that everyone is busier than ever, but less happy that ever.
Why is that? Could it be that we have forgotten how to stay “sharp”? There’s nothing wrong with activity and hard work. But we should not get so busy that we neglect the truly important things in life, like our personal life, taking time to get close to our Creator, giving more time for our family, taking time to read etc.
We all need time to relax, to think and meditate, to learn and grow. If we don’t take the time to sharpen the “axe”, we will become dull and lose our effectiveness. 

So.. do you think I'm work to hard mam ? 

17 Sep 2013

Life is...a Choice

    Hidup adalah pilihan
    maka segala sesuatu yang telah terjadi
    yang sedang terjadi, dan yang akan terjadi
    adalah hasil dari pilihan kita
    Hidup hanya sebentar, hanya sekali
    Hidup seperti apa yang akan kita pilih ??

    -Felix Siauw-


Beberapa minggu lalu di kantor sempat mengadakan acara Halal Bihalal karena masih dalam suasana Idul Fitri tahun ini, dan kebetulan pembicaranya yang hadir adalah Ust.FelixSiaw (Siapa yang ngga kenal beliau ? Salah satu orang yang menginspirasi melalui buku dan kicauan positif di twitternya)
Ketika diberi tahu pembicaranya beliau, im trully excited, dan topik yang saat itu dipilih adalah LIFE is a CHOICE 

gambar dari sini
Selama ceramah berlangsung, buat saya pribadi, beliau menyampaikan isi nya dengan merunutkan kehidupan yang sedang kita jalani sampai gambaran kehidupan kita nanti, and honestly topiknya bikin aura ruangan menjadi tegang.......ya siapa yang ga tegang kalo diingetin MATI.......cara penyampaian beliau yang cepat, tegas dan jelas mostly bikin beberapa orang yang hadir terpaku, terdiam bahkan yang sempat terjadi adalah saling memandang sambil mengucapkan "astagfirullah"....

Lalu apa yang terbenak didalam pikiran saya ? Hmm.... saya takut, :( .......takut kalau ternyata pilihan saya ngga terwujud :( . tapiiii........bukankah rasa takut padaNYA adalah wujud bagian dari Iman :) . Di hari itu saya bersyukur dan berterima kasih dengan kehadiran beliau, karena Allah begitu sayang pada kami yang hadir diruangan itu, Allah mengingatkan kembali hal-hal yang kelak akan kami jalani nanti.

Efek ceramah itu ternyata cukup menghasilkan perubahan di lingkungan pekerjaan, contoh kecil yang terjadi : saat adzan berkumandang, kami serentak saling mengingatkan untuk menunaikan kewajiban kami, mungkin ini hanya hal kecil tapi kami sadari ini perubahan besar untuk kami. Kalo sebelumnya jam 12.00 kami bergegas untuk segera makan siang, lalu dilanjutkan dengan sholat dzuhur, saat ini kebalikannya kami tunaikan kewajiban kami terlebih dahulu, baru bergegas keluar makan siang.

Efek di Kehidupan rumah tanggapun lebih baik, si Istri lebih taat sama suaminya bahkan lebih menjaga lisan dan perbuatannya *walaupun kadang masih suka ada aja yang kelolosan, tapi selalu intropeksi lagi, lagi dan lagi*. Si Suamipun jadi lebih sayang sama istri nya karena lebih nurut dan lebih baik dari hari ke hari

Indah ya ? semua jadi terlihat Indah, walaupun ngejalaninnya ngga mudah. Boleh dong ya kalau saya commit dengan PILIHAN saya ? iya PILIHAN sederhana : "Cuma mau masuk surga"
Menutup segala masa lalu yang buruk dan tidak ingin mengingat hal hal yang tidak baik dan tetap berusaha keras untuk menjadi lebih baik ?

so I hope your choice same with me and maybe we can say " see ya soon :) "

Note : 
Kalau ada yang mau tonton ceramah beliau 'Life is a Choice"
bisa buka link ini ya

6 Sep 2013

SAYAA!!!

Setiap Imunisasi biasanya si Ibu hanya berdua dengan pak suami, tapi kali ini mengingat pak suami saat itu sedang meeting, maka duo Ibu dan Mba-nya tetap menuju RSIA demi memenuhi kebutuhan anak Bayi 

Saat itu di ruang menyusui RSIA. Sang Ibu sedang sibuk membereskan baju dan barang barang sang anak karena si anak bayi habis poop, yaaaaa.........kan kita yang udah bersihin dari awal ya, jadi kudu diselesain ampe akhir juga dunk, kalo langsung kasih mba nya untuk bersihin sisa kotorannya rasanya kok ngga polite ya. Tapi berhubung anak bayi udah setengah watt, biar win win solution si bayi pun di gendong Mba-nya, karena kalo ngga diangkat segera doi bisa rewel beratt.

Tak berapa lama kemudian teriakan menggema di Poli Anak

Suster : "Bayi Lintanggggggg!!!....Bayii Lintang !!!!"
Ibu : *masih bolot, ga denger apa-apaan*
Suster : *suster pun menuju ruang menyusui* ..... "Bayi Lintang adaaaa?? "
Ibu : "eh ada sus, ada..." dengan ribet dan rempyong, membereskan tas dengan segera, lalu memberikan instruksi kepada di Mba, "Kamu masuk duluan Mba, biar tas nya ngga papa saya aja yang bawa" (maksud hati biar ngga membeda bedakan pekerjaan)
Mba : "Inggih Bu"... *gesit masuk ke ruang dokter*

Scene Ruang Dokter 
DSA : "Hallooooo... anak ganteng, selamat sore".... mencoba menyalami anak bayi yang ada di gendongan Mba nya, setelah di sambut saliman manis anak bayi, Dsa pun mengulurkan tangan ke Mbanya dan berkata "Apa kabar Ibu??....."
Ibu : Si ibu yang ada dibelakang Panik, Ga Terima, Speechlesss.. spontan berteriak.... " Dooooookkkkkk!!! Saya Ibunyaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!

*naseeeebbbbb.....naseeeeebbbbbb*
Ngga semua niat baik, berujung baik ternyata ............ (Boleh kan ya bilang : Khoam Phret)
emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.